Tujuan Tuhan Memanggil Kita

Jemaat yang di kasihi Yesus, Firman Tuhan dalam Ibrani 6:10 mengatakan; “Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama -Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.” Kehidupan orang Kristian yang normal adalah ketika dia menyedari panggilan Tuhan dalam hidupnya. Salah satu tujuan Tuhan memanggil kita adalah untuk melayani Dia. Jika sampai saat ini kita masih bersikap acuh tak acuh dan sama sekali tidak terbeban untuk terlibat dalam pelayanan atau mendukung pekerjaan Tuhan, itu artinya kehidupan kekristianan kita ‘tidak sihat’. Mengapa? Kerana bagi orang percaya pelayanan seharusnya menjadi GAYA HIDUP, bukan sekedar pilihan atau alternatif. Pelayanan berbicara soal HATI, sebab hati adalah pusat keinginan, harapan, cita-cita, ambisi, impian, dan motivasi kita. Sikap hati kita dalam melakukan sesuatu akan menentukan hasil pekerjaan yang kita kerjakan.

Kemungkinan anda kelihatan aktif dalam pelayanan, tetapi kalau hati kita tidak tertuju kepadaTuhan maka pelayanan yang kita lakukan itu hanya sekadar satu rutin atau ritual, “…sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita.” (1 Tawarikh 28:9). Sikap hati yang benar adalah modal dasar untuk melayani Tuhan. Oleh kerana itu saudara dan saudari yang Yesus kasihi, selagi ada waktu dan kesempatan jangan tunda-tunda waktu untuk melayani Tuhan dan miliki HATI SEORANG HAMBA. Biarlah roh kita bernyala-nyala untuk melayani Tuhan. Kasih kurnia Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua. Amin!