SaksiNya Di Tengah Dunia Ini

Jemaat yang di kasihi Yesus, kita sangat bersyukur kepada Tuhan karena ada ramai orang Kristian yang menyadari akan panggilan hidupnya, memiliki roh yang menyala-nyala untuk melayani Tuhan dan menyenangkan hati Tuhan sehingga dia tidak dapat menahankan bibir dan lidahnya untuk selalu bersaksi tentang “…betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,” (Efesus 3:18) kepada setiap orang yang dijumpainya di manapun dia berada dan bila pun masanya. Bagi sebahagian orang Kristian istilah bersaksi tentu sahaja bukan hal yang asing lagi, namun tidak semua orang Kristian mau mempraktekkannya dengan berbagai alasan, padahal kesaksian hidup adalah manifestasi dari pengakuan iman kita sebagai orang percaya. Kekristianan tanpa sebuah kesaksian hidup dapat dikatakan kekristianan yang imannya mati. Dikatakan: “Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” (Yakobus 2:17).

Sebagai umat yang telah ditebus, diselamatkan dan mengalami kasih Tuhan, kita memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai saksi-saksi-Nya di tengah-tengah dunia ini. Yang dimaksud dengan bersaksi adalah menceritakan, memberitahukan dan mengkhabarkan kepada orang lain tentang segala sesuatu yang telah kita alami bersama dengan Kristus agar orang lain tahu dan dapat mengalami kasih seperti yang kita alami. Jemaat yang Yesus kasihi, oleh karena kita ini adalah saksi Kristus, maka yang harus kita saksikan dan beritakan adalah pribadi Kristus dan karya-Nya, bukan diri sendiri yang ditunjukkan dan diutamakan. “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” – (Yohanes 3:30) Tuhan Yesus memberkati. Amin!