Pengendalian Diri

Jemaat yang di kasihi Yesus, apa itu pengendalian diri? Pengendalian diri adalah sebuah sikap tegas tidak mahu dikuasai oleh keinginan-keinginan duniawi, atau tidak berkompromi terhadap segala hal yang berlawanan dengan kebenaran. Pengendalian diri berkenaan dengan komitmen seseorang untuk hidup benar, membangun kebiasaan-kebiasaan yang baik disertai dengan satu tekad untuk meninggalkan, membuang, dan menghancurkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang membawa seseorang makin jauh dari jalan Tuhan. Memiliki pengendalian diri bererti berani berkata tidak terhadap segala hal yang berbau kefasikan dan keduniawian seperti Firman Tuhan yang tertulis dalam Titus 2:12 mengatakan: “Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini.” Untuk dapat mengendalikan diri diperlukan kemauan, tekad, semangat dan kerja keras, kerana Firman Tuhan dalam Matius 26:41 mengatakan: “…roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Pengendalian diri penting sekali bagi orang percaya kerana ianya merupakan syarat utama mengikut Yesus. “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24). Mampu mengendalikan diri bererti “…menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,” (2 Korintus 10:5).

Ketika mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, di tengah keadaan yang susah dan menghadapi orang-orang yang kadang kalanya diizinkan Tuhan untuk membentuk dan menguji kita, mampukah kita menunjukkan sikap pengendalian diri dan tetap berpegang teguh dalam iman, sehingga melalui sikap dan perbuatan kita orang lain tidak lagi tersandung? Jemaat yang Yesus kasihi, marilah kita memiliki tekad seperti Rasul Paulus dalam 1 Korintus 9:27 mengatakan: “…aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” Semoga kasih kurnia Tuhan Yesus Kristus menyertai anda semua, Amin!