Mesej Tahun Baru

Jemaat yang di kasihi Yesus, hari ini adalah hari yang ke enam kita sudah memasuki tahun baru 2019. Semakin bertambahnya tahun semakin bertambah pula usia kita, semakin bertambahnya tahun bererti semakin dekat pula hari kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus. Dalam menghadapi tahun yang baru 2019 ini tidak ada kata lain selain kita harus memiliki semangat baru, tekad baru dan komitmen baru yang bertujuan agar kehidupan kita jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Harus ada perubahan yang positif dalam diri kita. Perubahan itu bukanlah perubahan secara fisikal tetapi perubahan secara rohani. Kalau pada tahun yang lalu kita malas melayani Tuhan, mari pada tahun baru 2019 ini, kita berkomitmen untuk bersungguh-sungguh lagi melayani-Nya. “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (Roma 12:11), sebab “…dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” (1 Korintus 15:58).

Kalau pada tahun 2018 yang lalu kita selalu berkira bila kita memberi untuk pekerjaan Tuhan, pada tahun ini mari kita berkomitmen memberi yang terbaik. “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpahlimpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” (Amsal 3:910). Hidup adalah perubahan. Kalau dahulu kita melakukan banyak kesalahan, seharusnya pada tahun 2019 ini kita belajar untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Kalau dahulunya mudah sekali melihat kekurangan orang lain dan suka menghakimi, mari pada tahun baru 2019 ini kita belajar untuk selalu mengoreksi diri kita sendiri. “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.” (Galatia 6:4). Adalah mustahil kita akan berubah jika tidak ada keinginan kita untuk berubah dan tidak mahu rela berkorban .

Jemaat yang Yesus kasihi, hidup kita akan berubah bila kita mahu diajar, dibentuk dan dipimpin oleh Roh Kudus. Saat kita dipimpin-Nya kita akan dimampukan untuk tidak lagi hidup dalam kedagingan. “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,” (Efesus 5:18). Hidup kita akan jauh lebih baik bila kita mahu dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari. Semoga Tuhan Yesus Kristus memberkati kamu semua. Amin!