Mengucap Syukur

Jemaat yang di kasihi Yesus, sebagai orang percaya sesungguhnya kita memiliki banyak alasan untuk selalu mengucap syukur. Kita dapat bernafas, memiliki tubuh yang sehat saja sehingga dapat beraktviti merupakan berkat yang tak ternilai harganya. Sikap hati yang melimpah dengan ucapan syukur adalah senantiasa memuji-muji Tuhan. Pemazmur menasihat, “Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya.” (Mazmur 100:4). Memuji Tuhan adalah ungkapan iman yang kita nyatakan melalui bibir lidah kita. Saat kita memuji Tuhan saat itu pula Iblis pasti lari ketakutan sehingga ia tidak akan mengambil keuntungan dari kita. Sebab itu puji-pujian paling dibenci oleh Iblis. Itulah sebabnya Daud menjadikan puji-pujian kepada Tuhan sebagai gaya hidupnya. “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau,” (Mazmur 119:164). Daud sangat percaya bahwa ada kuasa di balik puji-pujian karena Tuhan bersemayam di atas pujian umatNya. Jemaat yang Yesus kasihi, selalu memuji-muji Tuhan adalah perwujudan hati yang senantiasa bersyukur. Semoga Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua. Amin!