Menebus

Jemaat yang di kasihi Yesus, Allah adalah Pribadi yang Mahasuci. Ia tidak dapat melihat dosa dan Ia menuntut hukuman atas dosa itu. Yesus Kristus telah mencurahkan darahNya menjadi tebusan bagi dosa-dosa kita sebagai tutup pendamaian sehingga Allah tidak melihat dosa-dosa kita lagi. Kematian Yesus di atas kayu salib menjadi alasan bagi Allah yang adil untuk mengampuni manusia yang berdosa.
“Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18).
Yesus Kristus telah MENEBUS dosa-dosa kita. Kata MENEBUS berarti melepaskan dari perhambaan, tawananbahkan kematian dengan pembayaran yaitu tebusan. DarahNya telah menjadi tebusan kita yang dipersembahkan kepada Allah supaya kita dilepaskan dari dosa dan maut. Artinya Yesus telah mengambil tempat kita, menanggung hukuman dosa kita dan mati menggantikan kita orang berdosa. Hukuman yang seharusnya kita terima telah ditanggungNya supaya kita terbebas dari hukuman itu. Jemaat yang Yesus kasihi, jangalah kita memandang remeh akan pengorbanan Kristus di atas kayu salib ini, di mana Ia menjelma menjadi manusia supaya Ia mati menggantikan kita, sebab hanya Dialah manusia yang benar-benar suci tanpa cacat cela. Kristus mengorbankan nyawaNya menutupi dosa-dosa kita sehingga keselamatan diberikan kepada orang-orang berdosa yang mau bertobat dan percaya kepadaNya. Semoga Tuhan kita Yesus Kristus memberkati kamu semua. Amin!