Kejayaan Dalam Kristus

Jemaat yang di kasihi Yesus, Firman Tuhan dalam dalam kitab Ayub 42:2 mengatakan; “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Kata gagal memiliki arti; tidak berhasil, tidak tercapai (maksudnya). Setiap pribadi kita pernah mengalami kegagalan dalam hidup ini. Setiap kegagalan yang kita alami bukanlah suatu hal yang terburuk di dalam kehidupan ini, tetapi merupakan hal yang wajar dan biasa. Kegagalan boleh sahaja Tuhan izinkan terjadi dalam hidup ini untuk membuka mata rohani kita bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat melakukan hal-hal yang berarti. “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.” (Amsal 19:21). Tetapi apabila mengalami kegagalan barulah kita sadar bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Saat kita dalam keadaan tidak berdaya dan mengangkat tangan tanda berserah, saat itulah Tuhan akan turun tangan menyatakan kuasa-Nya. “Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Korintus 12:9b).

Sebagai orang percaya janganlah kita cepat putus asa ketika diperhadapkan dengan kegagalan, sebab kita bukanlah satu-satunya orang yang pernah mengalami kegagalan. Jangan menganggap bahwa kegagalan itu tidak ada jalan keluar lagi. Percayalah bahawa selalu ada peluang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Asalkan mahu berusaha, peluang untuk berhasil pasti akan terbuka lebar. Ambil fikiran yang positif dari setiap kegagalan tersebut. Belajarlah untuk selalu melibatkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan ini, sebab kehendak dan rencana-Nya tidak pernah gagal. Jemaat yang Yesus kasihi, jadikanlah kegagalan itu sebagai batu lompatan untuk kita meraih keberhasilan.